Mengenal Lebih Dalam Tentang Apa Itu Hari Buruh

apa itu hari buruh
84 / 100

Setiap bertepatan pada 1 Mei, Kamu memperingati hari buruh. Tentu bertepatan pada ini tidak dipilih secara dan merta. Ada sejarah mengenai hari buruh nasional ataupun internasional saat sebelum hari ini dirayakan masing- masing tahunnya. Lalu apa itu hari buruh dan bagaimana sejarahnya?

Seperti Apa Sejarah Munculnya Hari Buruh?

Sejarah hari buruh bermula di Amerika Serikat. Semenjak pertama abad ke- 19, banyak industri yang memforsir buruh bekerja sepanjang 14, 16, apalagi 18 jam dalam satu hari. Buruh juga menuntut supaya jam kerja dikurangi jadi optimal 8 jam per hari.

apa itu hari buruh

Pada 1 Mei 1886, puluhan ribu buruh di Amerika Serikat melakukan pemogokan bersama dengan kanak- kanak dan istri mereka sebagai peringatan pertama apa itu hari buruh. Jumlah massa di seluruh AS kurang lebih 350 ribu orang. Aksi ini sendiri diorganisasi oleh Federasi Buruh Amerika.

Pemogokan buruh ini sukses membuat membuat kota Chicago lumpuh. Sepanjang 2 hari, aksi ini belum pula surut. untuk meredam aksi ini, pemerintah mengirimkan polisi untuk meredam aksi buruh. Sampai pada 4 Mei 1886, buruh juga menggelar aksi yang lebih besar di lapangan Haymarket.

Pada peringatan apa itu hari buruh saat itu, dekat 180 polisi tiba untuk membubarkan aksi. Saat orator terakhir akan turun dari mimbar, suatu bom meledak di barisan polisi. Pelakon pengeboman ini belum jelas. Akan tetapi, terjadi kejadian berdarah di sejarah hari buruh. 8 tokoh yang dikira bersalah dituntut dengan tuduhan pembunuhan berencana dan didiagnosa hukuman mati.

Kejadian ini merangsang simpati dari bermacam golongan di dunia. Pada kesimpulannya, saat Kongres Sosialis Internasional II di Paris 3 tahun setelah itu, terjadi kejadian memiliki untuk hari buruh. Bertepatan pada 1 Mei diresmikan sebagai hari libur untuk buruh, sehingga buruh boleh tidak masuk kerja untuk merayakannya dan senantiasa dibayar.

Seperti Apa Itu Hari Buruh di Indonesia?

Mengenal Apa Itu Hari Buruh pada Era kolonial Hindia Belanda

Sejarah apa itu hari buruh di Indonesia dipertamai pada masa kolonial Hindia Belanda. Peringatan ini dipertamai dari 1 Mei 1918 oleh Serikat Buruh Kung Tang Hwee. Aksi ini berpertama dari tulisan Adolf Baars, seseorang tokoh sosialis Belanda. Baars mengkritik harga sewa tanah kepunyaan kalangan buruh yang sangat murah untuk dijadikan perkebunan.

Tidak hanya itu, Baars mengatakan kalau kalangan buruh bekerja keras tanpa upah yang layak. Dia pula memprotes sistem kepemilikan pabrik gula di Jawa. Tidak hanya pertama di Hindia Belanda, perayaan ini pula pertama kali diselenggarakan di Asia. Sayangnya, penduduk asli belum tertarik pada perayaan ini. Setelah 3 tahun, pada 1921, HOS Tjokroaminoto, ditemani oleh muridnya, Soekarno, berpidato mewakili serikat buruh di dasar pengaruh Sarekat Islam.

Dua tahun setelahnya, pada 1923, terjadi peringatan apa itu hari buruh yang terpanjang di masa kolonial. Setelah perayaan 1 Mei, buruh kereta api hadapi pemotongan pendapatan buruh. Buruh kereta api juga melakukan aksi mogok yang sukses melumpuhkan perhubungan, tetapi diberi ancaman pemecatan apabila tidak lekas kembali bekerja.

Tiga tahun setelah itu, pada 1926, peringatan hari buruh ditiadakan. Pemerintah Hindia Belanda lagi waspada sebab ada berita kalau akan ada perlawanan yang dicoba oleh Partai Komunis Indonesia. Perlawanan ini betul- betul terjadi, tetapi kandas. Hari buruh juga tidak lagi dirayakan, dan seperti itu akhir dari sejarah hari buruh di masa kolonial.

Masa kemerdekaan

Perayaan apa itu hari buruh nasional kembali muncul semenjak kemerdekaan. Pada 1 Mei 1946, sejarah hari buruh mencatat Kabinet Sjahrir membolehkan perayaan ini. Undang- undang No 12 Tahun 1948 pula mengendalikan kalau masing- masing 1 Mei, buruh boleh tidak bekerja yang memantik bermacam aksi yang dicoba buruh pada 1 Mei. Pada 19 Mei 1948, ribuan petani dan buruh mogok menuntut pembayaran upah yang telah tertunda.

Aksi ini pula merangsang aksi- aksi yang lain. Pemogokan buruh menyudahi setelah Perdana Menteri Mohammad Hatta mengadakan pertemuan dengan Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia( SOBSI) pada 14 Juli 1948. 2 tahun setelahnya, pada 1950, buruh kembali menuntut haknya, ialah Tunjangan Hari Raya( THR). Pemerintah menghasilkan Peraturan Kekuasaan Militer Pusat No 1 Tahun 1951, yang jadi pertama keterlibatan militer dalam isu perburuhan.

Masa Orde Baru

Dalam catatan sejarah apa itu hari buruh pada masa Orde Baru, perayaan hari buruh dilarang sebab identik dengan kegiatan dan paham komunis. Pada tahun 1960, sebutan buruh pula ditukar dengan sebutan karyawan di masa ini. Karyawan diambil dari kata karya( kerja) dan- wan( orang).

Masa Reformasi

Pada masa reformasi, hari buruh kembali teratur dirayakan di banyak kota, dan mengusung bermacam tuntutan mulai dari kesejahteraan sampai penghapusan sistem. BJ Habibie sebagai presiden pertama di reformasi melakukan ratifikasi kesepakatan ILO No 81 tentang kebebasan berserikat buruh. Pada 1 Mei 2013, terjadi kejadian sejarah hari buruh yang penting di Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan hari buruh sebagai hari libur nasional.

Itu dia beberapa ulasan tentang apa itu hari buruh yang penting Anda cermati dan ketahui bersama. Dengan adanya tulisan ini, diharapkan bisa memberikan informasi dan juga manfaat bagi Anda semua tentang hal tersebut.

 

Baca Juga :

 

About author

Author
admin

Post a comment